
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Igman Ibrahim
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Polri menyebut penyelidikan dugaan percobaan pemerkosaan terhadap seorang mahasiswi di Aceh Besar telah berjalan.
Diketahui, kasus tersebut sempat menuai polemik lantaran laporan korbannya ditolak oleh Polresta Banda Aceh karena alasan pelapor belum divaksin Covid-19.
Kabid Humas Polda Aceh Kombes Winardy mengatakan penyidik tengah akan membuat sketsa wajah terduga pelaku berdasarkan keterangan saksi-saksi.
"Dari keterangan tersebut kami buat sketsa wajah terduga pelaku dan sketsa TKP pun sudah selesai dilakukan," kata Winardy saat dikonfirmasi, Senin (25/10/2021).
Ia menyampaikan penyidik juga melakukan pencarian terhadap sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan tindak pidana tersebut.
Adapun kasus ini ditangani oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Aceh.
Di sisi lain, pihak kepolisian juga bekerja sama dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Aceh dan telah membawa korban ke rumah sakit Bhayangkara untuk konseling dan pemulihan trauma.
Namun, upaya tersebut diketahui tengah terkendala. Pasalnya, diduga ada pihak yang mempengaruhi korban sehingga tidak mau dirawat di RS Bhayangkara.
Baca juga: Korban Rudapaksa Ditolak Lapor Polisi Gegara Vaksin: Tanggapan Kompolnas hingga Respons Polda Aceh
"Kami menilai, terkesan ada yang sengaja menutup akses korban untuk dilakukan penyelidikan," tukas dia.
Polri Pastikan Penyelidikan Dugaan Rudapaksa yang Sempat Ditolak karena Belum Vaksin, Tetap Berjalan - Tribunnews.com
Read More
No comments:
Post a Comment