
Belajar di China ternyata tidak hanya sekadar mimpi. Fauzan Abdul Aziz Rasyad yang lulus dari SMK Muhammadiyah 3 Pekanbaru membuktikan harapan bisa terwujud asal mau adaptasi dan kerja keras.
"Saya dapat beasiswa provinsi Jiangsu Government Scholarship," kata Fauzan yang kini menjadi mahasiswa S1 di Nanjing Forestry University saat dihubungi detikEdu pada Selasa (18/5/2021) dalam Program Lipsus detikcom dengan PPID (PPI Dunia).
Fauzan mengambil jurusan e-commerce dan menjadi mahasiswa angkatan 2016. Namun, ia tidak langsung kuliah karena harus mengambil kelas bahasa satu tahun. Kelas bahasa wajib untuk semua mahasiswa dari luar China.
Bahasa tak bisa dipungkiri menjadi salah satu masalah saat kuliah. Mahasiswa berusia 27 tahun ini sempat mengalami keterbatasan komunikasi, sehingga hanya berbicara saat mengerti kata-kata yang digunakan.
Setelah mengambil kelas bahasa dan kuliah, Fauzan mulai berani menjalin pertemanan. Fauzan juga berkomunikasi dalam bahasa China, meski temannya sesekali tampak mengerutkan kening.
Ekspresi tersebut muncul jika Fauzan salah menggunakan kata pengucapan. Tentunya Fauzan tidak menyerah saat belajar bahasa China, sebagai alat komunikasi sehari-hari.
Perjuangan untuk Lulus. Klik selanjutnya>>>
Simak Video "Alibaba Dijatuhi Denda Rp 40,49 Triliun Oleh Pemerintah China"
[Gambas:Video 20detik]
Kisah Mahasiswa RI Kuliah di China: Sempat 'Gagap' Berkomunikasi - Detikcom
Read More
No comments:
Post a Comment