Rechercher dans ce blog

Thursday, November 3, 2022

Imran Khan Sempat Melambaikan Tangan Usai Diberondong Tembakan - detikNews

Jakarta -

Mantan Perdana Menteri Pakistan Imran Khan sempat melambaikan tangan ke arah pendukungnya sesaat setelah aksi penyerangan untuk mengabarkan kondisinya. Khan terkena tembakan di betis saat konvoi protes anti-pemerintah diserang pada Kamis (3/11).

(/)

Adblock test (Why?)


Imran Khan Sempat Melambaikan Tangan Usai Diberondong Tembakan - detikNews
Read More

Man United Siap Duel Lawan Liverpool Dalam Perburuan Pemain yang Sempat Dipuji Messi Ini - Bola.net

Bola.net - Raksasa Premier League Manchester United dikabarkan siap berduel lawan Liverpool dalam perburuan gelandang Benfica yang sempat menuai pujian dari Lionel Messi yakni Enzo Fernandez.

Enzo mentas dari akademi klub River Plate di Argentina. Ia memulai karier sepak bola profesionalnya pada tahun 2019 lalu.

taboola mid article

Pada tahun 2022, ia akhirnya cabut dari River Plate. Ia menerima pinangan dari klub Portugal Benfica.

Gelandang 21 tahun itu pun langsung jadi andalan Benfica. Sejauh ini ia sudah bermain 21 kali dan menyumbang tiga gol dan empat assist.

Adblock test (Why?)


Man United Siap Duel Lawan Liverpool Dalam Perburuan Pemain yang Sempat Dipuji Messi Ini - Bola.net
Read More

Wednesday, November 2, 2022

Sempat Cekcok, Pria Asal Surabaya Tikam Istri di Tempat Kerja - Kompas.com - Kompas.com

SURABAYA, KOMPAS.com - Seorang pria di Surabaya berinisial RW (41), menikam istrinya, LS (35), di tempat kerja, Rabu (2/11/2022).

LS yang menderita luka parah di bagian perut kini dirawat di RS Mitra Keluarga Surabaya.

Baca juga: Densus 88 Dikabarkan Geledah Gudang di Surabaya

Peristiwa itu terjadi di pintu masuk PT BMI, Jalan Margomulyo, Kecamatan Tandes, Surabaya, Rabu (2/11/2022) pagi. Keduanya bekerja di perusahaan yang sama.

Kapolsek Tandes Kompol Danu Anindito membenarkan peristiwa itu. Insiden itu terjadi pukul 08.10 WIB.

"Korban berangkat kerja dari rumahnya ke PT BMI. Rupanya, RW mengikuti korban. Begitu korban sampai di pintu kantor atau pabrik PT BMI, tanpa basa-basi RW menikam korban dengan pisau," kata Danu saat dikonfirmasi, Rabu malam.

Korban yang terjatuh dan bercucuran darah langsung dilarikan ke RS Mitra Keluarga Surabaya oleh karyawan lain. Hasil pemeriksaan dokter, LS mengalami delapan luka tusukan.

Polisi pun langsung bergerak memburu RW.

"Dalam waktu yang tidak lama, RW berhasil kami tangkap," jelasnya.

Berdasarkan pemeriksaan, pelaku dan korban sempat cekcok akibat masalah rumah tangga sebelum berangkat kerja.

Baca juga: Prakiraan Cuaca di Surabaya Hari Ini 3 November 2022 : Pagi Cerah, Sore Hujan Ringan

"Kita masih dalami mungkin ada motif lain," terangnya.

Selain menangkap RW, polisi juga menyita barang bukti berupa dua pisau dan sebuah obeng yang diduga dipersiapkan untuk membunuh atau melukai LS.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Adblock test (Why?)


Sempat Cekcok, Pria Asal Surabaya Tikam Istri di Tempat Kerja - Kompas.com - Kompas.com
Read More

Tuesday, November 1, 2022

Listrik Ruang Sidang Sempat Mati 2 Menit Saat Kakak Brigadir J Bersaksi - Kompas.com - Nasional Kompas.com

[unable to retrieve full-text content]

Listrik Ruang Sidang Sempat Mati 2 Menit Saat Kakak Brigadir J Bersaksi - Kompas.com  Nasional Kompas.com
Listrik Ruang Sidang Sempat Mati 2 Menit Saat Kakak Brigadir J Bersaksi - Kompas.com - Nasional Kompas.com
Read More

Tetangga Sempat Suguhkan Kopi-Rokok ke Pria Pembunuh Sadis Anak di Depok - detikNews

Depok -

Pria berinisial RNA (31) membunuh putrinya secara sadis. Tetangga sempat memberikan kopi dan rokok kepada RNA.

Hal itu terjadi saat tetangga belum tahu soal peristiwa pembunuhan sadis di rumah RNA yang berlokasi di Jatijajar, Tapos, Depok, Jawa Barat (Jabar). Hal itu disampaikan Hari Eka, salah satu tetangga pelaku.

Hari mengaku sempat mendengar teriakan dari dalam rumah RNA. Dia menduga teriakan itu berasal dari suara adik RNA yang selamat dari penyerangan yang dilakukan kakaknya.

"Jadi pagi tadi dengar teriakan itu saya langsung keluar. Pelaku udah duduk di sini, nih, sambil nangis-nangis. Nah akhirnya kita tenangin sama tetangga, sama saudaranya dia juga, Pak Heru namanya," kata Hari saat ditemui di sekitar lokasi, Selasa (1/11/2022).

RNA sempat diberi kopi dan rokok agar tenang. Momen itu terjadi saat tetangga belum mengetahui soal terjadinya pembunuhan di rumah RNA.

"Saya kasih kopi, saya kasih rokok, maksudnya biar dia tenang, nah saya belum tahu kalau dia sempat membantai anak sama istri," ucapnya.

Betapa kagetnya Hari saat memasuki rumah RNA. Dia melihat jenazah putri RNA sudah tergeletak.

"Saya ke dalam, nggak tahunya korban sudah tergeletak dua orang, (yaitu) anaknya sama istrinya," katanya.

Dia mengatakan RNA sempat menenteng senjata tajam (sajam) jenis parang saat keluar rumah. RNA juga menuntun anak keduanya yang masih balita.

"Pelaku megang senjata kayak golok panjang, anak yang kecil dituntun sambil bawa golok panjang, terus dia meluk Pak Heru, dia minta maaf, terus dia duduk di sini di bawah, terus kita tenangin," ujar dia.

Pelaku Ditangkap

Polres Metro Depok menangkap terduga pelaku pembunuhan anak di Cluster Pondok Jatijajar, Tapos, Depok. Pelaku diduga merupakan ayah korban.

Kasat Reskrim Polres Metro Depok AKBP Yogen Heroes Baruno mengatakan pelaku membunuh anaknya sendiri secara sadis. Sang istri juga alami kritis lantaran diserang pelaku.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.

Simak Video: Sang Adik Cerita Dilarang 'Kombes' Pakaikan Baju ke Jenazah Brigadir J

[Gambas:Video 20detik]

Adblock test (Why?)


Tetangga Sempat Suguhkan Kopi-Rokok ke Pria Pembunuh Sadis Anak di Depok - detikNews
Read More

Kakak Cerita Yosua Sempat Tanya soal Anak untuk Diadopsi Ferdy Sambo-Putri - detikNews

Jakarta -

Kakak Brigadir Yosua Hutabarat, Yuni Artika Hutabarat, mengungkap cerita Yosua soal Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi. Dia mengatakan Yosua sempat bercerita kariernya sebagai polisi akan lebih baik jika menjadi ajudan pejabat.

"Apa Saudara pernah pernah diceritakan tentang Terdakwa oleh Yosua?" tanya jaksa ke Yuni, yang menjadi saksi dalam sidang pembunuhan Yosua dengan terdakwa Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi di PN Jaksel, Selasa (1/11/2022).

"Dia ingin jadi ajudan. Katanya, kalau jadi ajudan, kariernya bisa lebih bagus dan dapat relasi, hal-hal baik lainnya. Diceritakan pekerjaannya untuk mengawal ke mana pun Pak FS bertugas. Itu dia cerita di 2020," jawab Yuni.

Yuni kemudian menyebut Brigadir Yosua sempat bercerita Ferdy Sambo dan Putri hendak mengadopsi anak laki-laki. Dia mengaku sempat ditanyai oleh Yosua apakah ada anak yang bisa diadopsi atau tidak.

"Dia ceritakan gimana dia di Jakarta. Terus dia cerita lagi di bulan Maret 2020 via WA 'Bapak dan Ibu menginginkan mengadopsi anak laki-laki, tolong, Kak, carikan, ada nggak keluarga kita yang memiliki anak laki-laki masih bayi'. Terus dicari-cari nggak ada, adanya yang sudah SD. Katanya Bapak dan Ibu nggak berkenan. Mereka mengharapkan masih bayi dan dijanjikan anak itu akan dibesarkan dan disekolahkan," ucapnya.

Selain itu, Yuni bercerita Putri meminta Yosua menjadi ajudan. Dia menyebut Yosua awalnya bertanya-tanya mengapa Putri tidak mengajukan ajudan Polwan.

"Ada lagi cerita mengenai Bu Putri yang mengharapkan almarhum Yosua untuk jadi ajudannnya, 'Kenapa ya Bu Putri mau jadikan saya ajudannya? Kenapa dia nggak mencari ajudan perempuan?'. (Saya bilang) 'Loh kenapa, Dik?. (Yosua menjawab) 'Iya, karena kami nih nggak ada perempuan, kami laki-laki semua. Waktu itu ajudan Pak Sambo belum seramai ini, belum sebanyak sekarang akhirnya Yosua kadang ditugasi ngawal Bu Putri, anak-anaknya, dan juga Pak FS'. Katanya tugasnya cukup berat, banyak," ujar Yuni.

Sebelumnya, ajudan Sambo bernama Daden Miftahul Haq sempat menceritakan soal putra keempat Sambo dan Putri merupakan anak adopsi. Hal itu disampaikannya saat ditanyai oleh hakim pada sidang dengan terdakwa Eliezer, Senin (31/10).

(haf/dhn)

Adblock test (Why?)


Kakak Cerita Yosua Sempat Tanya soal Anak untuk Diadopsi Ferdy Sambo-Putri - detikNews
Read More

Monday, October 31, 2022

Ganjar Disebut Sempat 'Diadili'-Dilarang Keluar Jateng Usai Ikut Acara Projo - detikJateng

Solo -

Kehadiran Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di Rakernas V Relawan Pro Jokowi (Projo) di Balai Ekonomi Desa Ngargogondo, Borobudur, Magelang, Mei lalu disebut-sebut memicu murka Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri. Imbasnya, Ganjar disebut sempat 'diadili' oleh empat elite PDIP hingga dilarang kunjungan ke luar Jawa Tengah.

Hal itu dilansir detikX berdasarkan keterangan orang dekat Ganjar yang tidak disebutkan namanya. Dia menyebut Ganjar bergegas ke Magelang setelah menerima pesan singkat dari protokoler Presiden Joko Widodo pada Jumat, 20 Mei lalu.

"Maka Ganjar ikut dengan Presiden. Datang dia di acara Projo itu," tutur sumber detikX itu saat ditemui di Jakarta, Jumat (28/10/2022).


Kehadiran Ganjar dalam acara ini justru berbuntut panjang. Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Megawati Soekarnoputri disebut marah besar terhadap Ganjar.

Apalagi, saat itu, Jokowi sempat memberi kode yang dimaknai sebagai dukungan terhadap Ganjar untuk calon presiden 2024. Jokowi bilang, "Meskipun mungkin yang kita dukung ada di sini, sudah dibilang jangan tergesa-gesa, ojo kesusu."

Mendengar hal itu, Megawati disebutnya langsung meminta Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto memanggil Ganjar ke Jakarta. Malam hari, sekitar pertengahan Juni 2022, Ganjar datang ke kantor DPP PDIP di Menteng, Jakarta Pusat.

Di sana Hasto, Wasekjen Utut Adianto, Ketua Bidang Perekonomian Said Abdullah, dan Bendahara Umum Olly Dondokambey sudah menunggu.

"Di situlah Ganjar 'diadili' di kantor DPP (PDI Perjuangan). Intinya dimarahi, yang paling keras suaranya itu Utut," jelas sumber ini.

"Kalau kamu mau menunjukkan loyalitas kamu kepada partai, mulai hari ini kamu nggak boleh ke luar Jawa Tengah," kata Utut kepada Ganjar dalam pertemuan itu, sebagaimana diceritakan ulang sumber detikX.

Said Abdullah membenarkan adanya pertemuan tersebut. Namun pihaknya menepis jika Utut disebut marah dalam pertemuan itu.

Said menyebut, mereka hanya meminta Ganjar berkoordinasi dengan DPP PDI Perjuangan dalam setiap kegiatannya di luar Jawa Tengah. Kebetulan saja, sambung Said, yang menyampaikan pesan tersebut adalah Utut.

"Tidak benar Pak Utut marah-marah. Kami berempat, semua dari hati ke hati berbicara tentang konsolidasi partai dengan Pak Ganjar. Saya saksi hidupnya," terang Said saat dihubungi reporter detikX pada Jumat, 28 Oktober lalu.

Sementara Utut Adianto belum merespons telepon maupun pesan singkat detikX saat dimintai konfirmasi ihwal ini.

Simak Video "Dipanggil ke DPP PDIP, Ganjar Cuma Bilang Begini"
[Gambas:Video 20detik]
(aku/sip)

Adblock test (Why?)


Ganjar Disebut Sempat 'Diadili'-Dilarang Keluar Jateng Usai Ikut Acara Projo - detikJateng
Read More

Sempat Berdinding Kayu dan Tak Layak, Ini 8 Potret Kondisi Terbaru Rumah Melly Lee di Kampung Halaman - Kini … - KapanLagi.com

Sebelumnya kondisi kediaman Melly Lee di kampung halaman banyak mendapat sorotan. Jauh sebelum tenar Melly dan keluarga hanya tinggal di s...